<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Unek-Unek Seorang Mahasiswa Gila</title>
	<atom:link href="http://agilgila.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agilgila.wordpress.com</link>
	<description>Pemikiran seorang mahasiswa yang merasa Negara ini dalam kondisi Kritis!</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Dec 2011 16:26:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='agilgila.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/782c0c0d750d1a96b0eaa85f9441b167?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Unek-Unek Seorang Mahasiswa Gila</title>
		<link>http://agilgila.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://agilgila.wordpress.com/osd.xml" title="Unek-Unek Seorang Mahasiswa Gila" />
	<atom:link rel='hub' href='http://agilgila.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>“Saya ingin membuat Indonesia lebih baik! Tapi bagaimana caranya?” part 1 (Memahami jati diri Bangsa Indonesia)</title>
		<link>http://agilgila.wordpress.com/2011/05/11/%e2%80%9csaya-ingin-membuat-indonesia-lebih-baik-tapi-bagaimana-caranya%e2%80%9d-part-1-memahami-jati-diri-bangsa-indonesia/</link>
		<comments>http://agilgila.wordpress.com/2011/05/11/%e2%80%9csaya-ingin-membuat-indonesia-lebih-baik-tapi-bagaimana-caranya%e2%80%9d-part-1-memahami-jati-diri-bangsa-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 May 2011 06:52:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mas Agil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agilgila.wordpress.com/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[Sampai bertemu kembali dengan saya teman-teman . Sesuai dengan janji saya di tulisan sebelumnya “Unek-unek saya tentang Indonesia”, dalam tulisan kali ini saya akan berbagi pandangan dan pemikiran untuk menjawab sebuah pertanyaan klasik. Sebuah pertanyaan yang saya yakin ada di setiap kepala rakyat Indonesia yang memiliki semangat! Untuk merubah ini semua! Untuk menjadikan Indonesia, menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=150&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sampai bertemu kembali dengan saya teman-teman <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> . Sesuai dengan janji saya di tulisan sebelumnya <strong>“Unek-unek saya tentang Indonesia”</strong>, dalam tulisan kali ini saya akan berbagi pandangan dan pemikiran untuk menjawab sebuah pertanyaan klasik. Sebuah pertanyaan yang saya yakin ada di setiap kepala rakyat Indonesia yang memiliki semangat! Untuk merubah ini semua! Untuk menjadikan Indonesia, menjadi sebuah Negara yang makmur, negara yang disegani, negara yang bisa kita cintai, negara yang kita idam-idamkan, dan negara yang membuat kita bisa dengan bangga mengatakan, <strong>“SAYA BANGGA MENJADI BANGSA INDONESIA!”</strong></p>
<p>Pertama-tama sebelum saya berbagi pemikiran, perlu dicamkan bahwa tulisan ini hanya merupakan pendapat saya pribadi. Oleh karena itu, saya mohon teman-teman untuk lebih kritis dan memberikan masukkan opininya masing-masing, jangan langsung telan mentah-mentah apa yang ada di tulisan ini. Saya terbuka untuk melakukan diskusi. Karena dengan diskusi, kita bisa mencari solusi yang terbaik, Amin <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Oke, back to the topic</strong></p>
<p>Menurut saya, sebelum kita membahas bagaimana caranya untuk membuat Indonesia lebih baik, maka terlebih dahulu kita harus tahu dulu tentang sejarah Indonesia itu sendiri. Karena kondisi sekarang adalah hasil dari kejadian-kejadian yang telah terjadi sebelumnya.</p>
<p><strong>Sejarah itu penting!</strong></p>
<p>Kenapa negara ini jadi seperti ini? Sejak kapan? Kenapa?<br />
Kita harus tahu dulu jati diri kita sebagai Bangsa Indonesia. Apa latar belakang Negara ini terbentuk? Apa fondasi pembentuk negara ini? Apa identitas kita sebagai Bangsa Indonesia? Apa sih karakter Bangsa Indonesia? Apa ideologi kita?</p>
<p>Soalnya saat ini saya melihat, salah satu permasalahan negara ini adalah krisis Identitas! Sebenarnya para pendiri negara ini maunya Negara ini jadi yang seperti apa? Negara Kelautan kah? Negara Agraris kah? Negara Teknologi kah? Atau yang seperti apa?? Lalu karakter bangsa kita itu seperti apa? Apakah karakter bangsa kita memang seperti ini? Bangsa yang memiliki mental bangsa terjajah yang malas, berpikir jangka pendek, menganggap bangsa asing lebih kuat, mau enaknya saja, dan sebagainya? atau karakter bangsa yang memiliki karakter yang luhur?</p>
<p>Dan banyak pertanyaan lainnya yang kita harus tahu jawabannya</p>
<p>Saya sendiri masih mencari tahu, siapa jati diri kita sebenarnya sebagai bangsa Indonesia. Apa yang kita perjuangkan? Apa visi negara ini?. Oleh karena itu ini masih menjadi PR untuk kita bersama, untuk membaca sejarah, dan mendefinisikan jati diri kita yang sebenarnya.</p>
<p>Intinya adalah, jika kita ingin membawa perubahan agar Negara ini menjadi lebih baik. Kita harus benar-benar mengetahui dan memahami, Seperti apa Negara Indonesia yang lebih baik itu, Bagaimana Karakter Bangsa Indonesia itu, apa Visi yang ingin kita capai.</p>
<p>Jangan sampai terulang kasus 98 ketika turunnya rezim Orde baru. Dimana kita berteriak melakukan REFORMASI! Tetapi kita tidak tau, reformasi seperti apa yang seharusnya kita lakukan. Alhasil negara ini menjadi tidak jelas arahnya sampai sekarang&#8230;. dan Ya! Kita harus mengetahuinya dan harus mencari tahu secepatnya</p>
<p>Biar ga mubazir-mubazir amat nih notes. Saya mengajak teman-teman untuk berdiskusi di notes ini <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> , dan biar ada sesuatu yang bisa didiskusikan, saya ingin mengingatkan beberapa hal :</p>
<p><strong>1. Indonesia itu memiliki Ideologi Pancasila</strong></p>
<p>Buat merefresh kembali, takutnya pada lupa gara-gara udah lama kaga upacara <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ) :</p>
<p>Pancasila</p>
<p>1. Ketuhanan Yang Maha Esa<br />
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab<br />
3. Persatuan indonesia<br />
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh kebijaksanaan dan permusyawaratan perwakilan<br />
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia</p>
<p>Tapi apa yang terjadi? Pancasila sendiri saat ini seolah-olah tidak berarti. Banyak kelakuan pejabat yang tidak beradab, hukum yang tidak adil, perpecahan dimana-mana, keadilan sosial yang tidak merata, dan sebagainya. Sebuah hal yang aneh, mengingat ini adalah ideologi Bangsa Indonesia. Kenapa hal ini terjadi? Mungkin karena kita sendiri tidak memahami Pancasila secara seutuhnya. Kita hanya mendengarkan saat upacara, membaca saat pelajaran PPKN, tetapi tidak memahami maknanya. Oleh karena itu, ini masih menjadi PR bagi semua warga Negara Indonesia untuk memahami. Untuk segera sadar, bahwa kita harus bersatu.</p>
<p>Banyaknya keberagaman di Indonesia memang bisa menimbulkan permasalahan, tetapi jika kita sadar, kita bersatu, hal ini justru bisa menjadi kekuatan Negara ini. Ingat Bhinneka Tunggal Ika!</p>
<p>Berikut adalah link video inspiratif yang memudahkan untuk memahami Pancasila sebenarnya. Wajib dibuka! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  *Makasi Amy linknya</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://agilgila.wordpress.com/2011/05/11/%e2%80%9csaya-ingin-membuat-indonesia-lebih-baik-tapi-bagaimana-caranya%e2%80%9d-part-1-memahami-jati-diri-bangsa-indonesia/"><img src="http://img.youtube.com/vi/eSaYZ7o0wkU/2.jpg" alt="" /></a></span>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://agilgila.wordpress.com/2011/05/11/%e2%80%9csaya-ingin-membuat-indonesia-lebih-baik-tapi-bagaimana-caranya%e2%80%9d-part-1-memahami-jati-diri-bangsa-indonesia/"><img src="http://img.youtube.com/vi/-vdCIF2Oe2E/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p><strong>2. Karakter Bangsa Indonesia bukanlah Karakter Bangsa Terjajah!!</strong></p>
<p>Menurut saya, karakter suatu bangsa sangat penting untuk mempercepat kemajuan suatu bangsa. Coba tengok negara Jepang. Karakter bangsa yang pekerja keras, yang melakukan sesuatu secara total, yang tidak akan pernah menyerah sampai tujuannya tercapai. Hal yang wajar jika Jepang menjadi negara yang maju.</p>
<p>Bagaimana dengan Indonesia? Kit a terkenal dengan keramahan kita akan orang asing, dan keterbukaan kita terhadap dunia luar. Tentu hal ini positif, tetapi akan jadi hal yang negatif ketika kita tidak membatasi dan tidak menyaringnya.<br />
Coba tengok, budaya asing yang buruk banyak yang kita contoh. Free sex, drugs, Homo, Lesbi, Hamil sebelum nikah, mabuk-mabukan dan lain sebagainya&#8230;</p>
<p>No! It’s not right!. Menurut saya Bangsa Indonesia bukan bangsa yang memiliki karakter yang memalukan seperti ini! MALU!! Kita harus segera merubah karakter ini, kita harus mulai membatasi, mana yang baik, mana yang buruk. Mana yang bisa diterima, mana yang tidak..</p>
<p>Selain itu, banyak karakter yang buruk. Mulai dari kebiasaan terlambat, tidak disiplin, dan lain macam sebagainya. Lalu masih memiliki mental bangsa terjajah seperti lebih konsumtif daripada produktif, menganggap bangsa asing lebih hebat, cenderung mau gampangnya saja (pemalas), berpikir jangka pendek, dan hal lainnya.</p>
<p>Beberapa orang berpendapat,“Wah, kayanya gara-gara kita negara tropis, udaranya nyaman, makanya kita jadi nyaman dan menjadi pemalas dibandingkan negara lain yang iklimnya selalu berubah-rubah”</p>
<p>Menurut saya itu hanya alasan dan pembenaran, Seharusnya dengan iklim yang nyaman, kita bisa memanfaatkan waktu produktif yang lebih lama dibanding mereka. Seharusnya kita lebih hebat dari mereka!</p>
<p>Lalu ada juga yang berpendapat, “Ni kayanya gara-gara kita dijajah sama Belanda selama 300 tahun, makanya kita begini”</p>
<p>Pendapat saya, Mungkin memang benar, dan karakter yang terbawa sampai sekarang bukan karakter bangsa terjajah saja, tetapi juga karakter penjajah. Kita dihadapi realita, bahwa ternyata kita sedang dijajah. Sama siapa? Yang menyedihkan adalah kita dijajah oleh bangsa kita sendiri!. Ini sangat menyedihkan&#8230; Kita memang pernah dijajah 300 tahun, tetapi kita harus ingat! Kita pernah dengan beraninya melawan para penjajah dengan bambu runcing! Kita harus merubah mental kita, bukan mental bangsa penjajah, bukan mental bangsa terjajah, tetapi menjadi mental para pejuang! Yang dengan semangat berkobar!, kerja keras!, tekun!, melawan sang penjajah demi kemerdekaan Bangsa Indonesia yang sebenarnya!</p>
<p>Kita harus merubah Karakter Bangsa kita, bukan hal yang mudah, tetapi bukan hal yang mustahil. Contohnya adalah Negara Singapura, dulu mereka itu bobrok sama seperti kita sekarang, tetapi dengan pemerintahan yang baik, perlahan-lahan Karakter Bangsa mereka menjadi lebih kuat, dan mereka berhasil menjadi Negara yang Maju.</p>
<p>Konsekuensinya apa? Kita yang menyadari hal ini harus memiliki karakter-karakter luhur tersebut! Dan jangan menyerah! We still can fix this together!</p>
<p><strong>3. Visi Indonesia 2025</strong></p>
<p>Buat yang belum tahu, sebenarnya setiap kabinet memiliki Visi untuk Indonesia. Namun yang membuat kita tidak tahu adalah minimnya informasi selain itu juga pada kenyataannya tidak ada tindakan konkrit yang jelas terlihat untuk mencapai visi tersebut.</p>
<p>Beruntung saya mengikuti kuliah umum Studium Generale. Jadi saat Pak Hatta Radjasa, Menko Perekonomian RI mengisi materi, beliau menjelaskan Visi Indonesia 2025, dimana Indonesia ditargetkan menjadi kekuatan ekonomi baru di dunia.<br />
Hal ini sangat penting untuk kita ketahui, untuk menambah wawasan, dan mempersiapkan diri kita untuk mendukung visi tersebut. Dari hasil kuliah, intinya kegiatan perekonomian kita harus dirubah paradigmanya, selama ini kita terlalu bergantung pada industri primer, oleh karena itu kita harus merubah paradigma ekonomi dengan mengembangkan industri sekunder dan tersier. Lalu beliau juga menjelaskan strategi-strategi pemerintah untuk mencapainya. Tapi jika saya lihat, tidak ada tindakan konkrit yang jelas, bagaimana strategi itu dilaksanakan, dan juga sebenarnya visi indonesia dari dulu itu-itu aja tapi ga pernah tercapai sampai sekarang!. Visi Indonesia 2025 sendiri akan menjadi bahan pemikiran, Bagaimana caranya kita bisa membuat Indonesia yang lebih baik</p>
<p>Intinya apa sih? Jelas, kita harus tau visi negara kita sendiri, jadi kita bisa menentukan apa yang harus kita lakukan buat mendukung visi tersebut.</p>
<p>Oh, dan saya sangat menyarankan kuliah umum Studium Generale pada teman-teman semua, karena benar-benar menambah wawasan <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> .<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Mungkin segitu dulu notes kali ini, kita harus memahami dulu jati diri bangsa Indonesia, bagaimana karakter bangsa Indonesia, Seperti apa Negara Indonesia yang ingin kita capai. Maka jelaslah, apa yang akan kita perjuangkan nanti.</p>
<p>Notes ini masih akan bersambung di notes berikutnya yang akan berisi tentang masalah-masalah yang ada di Indonesia secara umum. Karena untuk mencari solusi, maka kita harus mengetahui masalah-masalahnya terlebih dahulu.<br />
Sekian dari saya, mohon pendapat dari pemikiran teman-teman, ga ada yang paling benar disini, mari kita berdiskusi.<br />
Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih</p>
<p><strong>“Jangan pernah lelah mencintai Indonesia”</strong></p>
<p>Semangaaaaat!!!</p>
<p>Crazy_boy</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agilgila.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agilgila.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agilgila.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agilgila.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agilgila.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agilgila.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agilgila.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agilgila.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agilgila.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agilgila.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agilgila.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agilgila.wordpress.com/150/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agilgila.wordpress.com/150/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agilgila.wordpress.com/150/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=150&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agilgila.wordpress.com/2011/05/11/%e2%80%9csaya-ingin-membuat-indonesia-lebih-baik-tapi-bagaimana-caranya%e2%80%9d-part-1-memahami-jati-diri-bangsa-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/50332824ca7d3e04f3dadf89aa964001?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">logagil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Unek-unek tentang Indonesia</title>
		<link>http://agilgila.wordpress.com/2011/05/11/unek-unek-tentang-indonesia/</link>
		<comments>http://agilgila.wordpress.com/2011/05/11/unek-unek-tentang-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 May 2011 06:47:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mas Agil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agilgila.wordpress.com/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[Selamat pagi, selamat bertemu kembali dengan saya. Sudah lama tidak menuangkan buah pemikiran dan unek-unek ke dalam tulisan. Banyak hal yang terjadi dari postingan terakhir hingga saat ini, dan beberapa hal tersebut melibatkan perasaan, dan membuat saya melemah, menjadi tidak mood untuk menulis kembali dan alhamdulillah, i’m back! Oke, dimulai dari dengan apa yang saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=148&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat pagi, selamat bertemu kembali dengan saya. Sudah lama tidak menuangkan buah pemikiran dan unek-unek ke dalam tulisan.</p>
<p>Banyak hal yang terjadi dari postingan terakhir hingga saat ini, dan beberapa hal tersebut melibatkan perasaan, dan membuat saya melemah, menjadi tidak mood untuk menulis kembali dan alhamdulillah, i’m back!</p>
<p>Oke, dimulai dari dengan apa yang saya rasakan saat ini</p>
<p>Setiap saya nonton TV atau melihat media baik elektronik maupun cetak.. Ada saja isinya yang membuat hati ini menjadi pesimis dan negatif. Banyak hal yang membuat miris&#8230; Seperti kasus korupsi, DPR yang&#8230;. ah sudahlah, generasi muda yang semakin memprihatinkan (free sex, drugs, dll), pemfitnahan umat beragama (penusukkan di gereja, bom di masjid), isu NII, ketua PSSI yang ga mau turun, dan lain macam sebagainya.</p>
<p>Melihat hal tersebut membuat hati ini sedih, terus berpikir, masih mungkinkah Indonesia mencapai ke masa kejayaannya? Masih bisakah Indonesia mencapai Negara yang seperti tertuang dalam UUD 1945?</p>
<p>“Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial”</p>
<p>Atau kita akan terus seperti ini dan justru semakin memburuk. Tinggal menunggu waktu saja, hingga menunggu kita hancur?</p>
<p>Apakah menurut kamu negara ini dalam kondisi yang aman? Coba kita berpikir kembali, Mungkin hal-hal dibawah ini bisa membantu kita untuk mulai takut, dengan masa depan bangsa ini.</p>
<p>1.       Indonesia merupakan pasar bagi bangsa asing</p>
<p>Sudah jelas maksudnya. Coba lihat produk-produk yang kita pakai. Mulai dari kendaraan, gadget elektronik, pakaian, dan lain-lain. Mayoritas adalah produk asing! Kita lebih cenderung konsumtif dibandingkan produktif. Kita merasa bangga bisa membeli produk asing. Kita tidak pernah sekalipun berpikir seperti ini, “Anjir, kita harus bisa bikin barang kaya gini, kita harus bisa produksi sendiri”. Kita tidak tahu, uang yang kita keluarkan untuk membeli produk tersebut sebagian besar mengalir ke negara lain. Mengingat hal tersebut, sepertinya kita harus berbangga, kita semua sebenarnya memberikan uang dan meningkatkan perekonomian negara lain tetapi tidak untuk negara kita sendiri. Ntah harus bangga atau tidak.</p>
<p>Selain itu terkadang saya bingung. Tingkat kemiskinan di negara ini masih tinggi. Tapi ternyata masih banyak yang bisa membeli mobil mewah, rumah mewah, jalan-jalan ke luar negeri, gedung seharga triliunan. Jadi sebenarnya rakyat Indonesia itu miskin atau kaya sih? Jadi menurut saya,  ada sesuatu yang salah disini, dan kita harus mencari tahu, kenapa?</p>
<p>Oh, ada satu hal konyol yang kadang-kadang terlintas di benak saya. Jangan-jangan Indonesia ga diserang negara tertentu karena kita memang bukan merupakan ancaman. Justru kita merupakan pasar bagi negara-negara tersebut, makanya kita dibaik-baikin, padahal sebenarnya kita sedang dibodoh-bodohi dan diperas!</p>
<p>2.       Lembaga Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif belum menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya</p>
<p>Ini juga sudah jelas lah ya, kasus korupsi masih banyak terjadi, Mafia pajak, Rekening gendut Polisi, Anggota dewan terhormat yang menonton video porno saat sidang, Ketua PSSI yang kerasa kepala, kebijakan yang kurang tepat, birokrasi berbelit-belit, komisi8@yahoo.com &lt;- FAIL!, hukum yang bisa dibeli, aarrrrgghhhh banyak deh.<br />
Hal ini benar-benar memprihatinkan, karena lembaga Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif merupakan tiga komponen utama penyelenggara negara yang seharusnya menjalankan tugasnya dengan baik dan harus sinergis untuk membawa negara ini ke suatu tujuan yang jelas.</p>
<p>Buat merefresh kembali, mari kita buka buku PPKN kita dan melihat siapa sih dan apa tugas tiga komponen tersebut. </p>
<p>-          Eksekutif:<br />
Siapa? : Presiden dan kabinetnya yang berisi menko-menko dan menteri-menteri, pegawai, pokonya semua yang ada didalamnya deh<br />
Tugas?: Menjalankan pemerintahan, membuat program kerja dan melaksanakannya sesuai dengan hukum dan undang-undang</p>
<p>-          Legislatif:<br />
Siapa? : MPR yang terdiri dari DPR dan DPD. Anggotanya merupakan anggota partai politik dan orang-orang yang dipilih melalui pemilihan umum<br />
Tugas?: Membuat kebijakan, membentuk undang-undang, menyetujui anggaran belanja negara eksekutif,  mengawasi jalannya pemerintahan apakah sesuai dengan undang-undang dan APBN atau tidak</p>
<p>-          Yudikatif:</p>
<p>Siapa? : Lembaga kehakiman (atau kejaksaan) terdiri dari hakim, jaksa dan magistrat dan sebagainya yang biasanya dilantik oleh kepala negara masing-masing. Mereka juga biasanya menjalankan tugas di mahkamah dan bekerjasama dengan pihak berkuasa terutamanya polisi dalam menegakkan undang-undang (copas dari http://wikipedia.org/)<br />
Tugas?: Lembaga ini yang memastikan bahwa hukum ditegakkan di Indonesia</p>
<p>Kenapa kita perlu khawatir? Coba bayangkan jika semua komponen tersebut tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Yang mengeksekusi ngaco, yang ngawas ngaco, yang menegakkan hukum ngaco. Then we’re doomed!</p>
<p>3.       Media-media yang berisi pembodohan</p>
<p>Oke, lihat TV kita, apa yang ada disana? Sinetron yang ga mendidik, Reality show lebay, dan lain-lain. Entah mengapa sangat sedikit sekali yang berisi pencerdasan.  Masih inget TVRI? Kapan terakhir kali kita nonton TVRI? Padahal sebenarnya isinya kebanyakan pencerdasan. Mungkin karena acara pencerdasan cenderung terlalu serius dan membosankan, harus dikemas lebih menarik. Bagaimana dengan berita? Wah isinya negatif semua, dan sekalinya ada isu, maka pasti akan ditutupi isu lainnya. Apa kabar lumpur lapindo? Apa kabar gayus? Apa kabar Anggodo? Apa kabar Bibit Chandra? Gila&#8230; media itu mengerikan dan seolah-olah media itu memang sengaja digunakan untuk brainwash, ngedrive opini publik, pembodohan, dan lain sebagainya. Jika benar maka jelas sudah kenapa isi media kebanyakan pembodohan. </p>
<p>4.       Krisis generasi muda</p>
<p>Pernah ga sih kita mencoba melihat ke lingkungan sekitar, lihat adik-adik kita. Mungkin selama ini kita bergaul dengan lingkungan yang baik, aman, dan nyaman. Tapi fakta yang terjadi diluar lingkungan itu sangatlah memprihatinkan. Saya bersyukur bisa kuliah di ITB dimana lingkungannya berisi dengan orang-orang yang baik (kayanya sih). Tapi ketika saya lihat berita&#8230; ternyata ga semuanya seperti kondisi di sini. Tawuran antar SMA, skandal seks universitas tertentu, tawuran antar mahasiswa padahal satu universitas&#8230; balita yang ngerokok&#8230;, kasus pelajar SMA yang protes sama standar UAN yang terlalu tinggi (tetep aja ada kasus bocoran&#8230; astaghfirullah), dan lain macam sebagainya. Padahal, kitalah generasi muda yang akan menggantikan generasi tua saat ini.. yang meninggalkan kita dengan berbagai macam masalah, hutang, dan dosa-dosanya.</p>
<p>Pertanyaannya, apakah kita siap? Bersama-sama, semua generasi muda, untuk menggantikan generasi tua dan menjalankan tugas kita kelak dengan baik?</p>
<p>5.       Indonesia masih memiliki hutang yang harus dilunasi</p>
<p>Yup, jangan lupa, negara kita masih memiliki hutang yang harus dilunasi entah oleh siapa. Kalo harta bisa diwariskan, begitu juga dengan hutang.</p>
<p>Sampai kapan pun, kalo hutang kita belum lunas, maka kita gampang tertekan oleh pihak lain. Kita ga akan punya kekuatan. Makanya, banyak kasus dimana kedaulatan darat, laut, dan udara  NKRI dilanggar oleh pihak asing.<br />
dan apa yang bisa kita lakukan?</p>
<p>We can’t do anything!</p>
<p>Itulah faktanya, kita memiliki hutang, kita bisa ditekan, kita tidak bisa bergerak leluasa, kita tidak bisa melakukan hal sesuai dengan keinginan kita. Ketika Palestina diserang, apakah kita bisa menurunkan tentara untuk membantu saudara-saudara kita? Tidak. Mungkin karena ada sesuatu yang menekan kita supaya tidak ikut campur permasalahan perdamaian dunia.</p>
<p>Selain itu pelanggaran kedaulatan wilayah merupakan penghinaan sebesar-besarnya terhadap suatu negara, dan banyaknya kasus pelanggaran kedaulatan yang terjadi menunjukkan, betapa kita tidak berdaya atas penghinaan yang dilakukan oleh pihak lain tersebut. Entah mereka melakukannya dengan tertawa atau tidak&#8230;</p>
<p>6.       dan banyak lainnya&#8230;. (banyak banget, hahaha)</p>
<p>Kesimpulan:</p>
<p>Sampai disini, seharusnya kita sudah sadar, bahwa kondisi negara kita memprihatinkan. Namun tanggapan masing-masing pasti berbeda, apakah tidak peduli, atau hatinya tergerak untuk menjadi solusi?</p>
<p>Saya sendiri sebenarnya sempat pesimis dengan kondisi saat ini&#8230;.</p>
<p>Tetapi,</p>
<p>Ternyata jika kita memperhatikan lingkungan sekitar kita, masih ada harapan untuk negara ini. Masih banyak orang-orang yang mau berjuang demi kemajuan bangsa. Masih banyak orang-orang pemerintahan yang memiliki niat baik dan tekad untuk membangun Indonesia.</p>
<p>Masih banyak orang yang membuat saya merasa optimis, dan memunculkan harapan bahwa, Ya! We still can fix this!.</p>
<p>Masih ada orang seperti Pak Anies Baswedan dengan program Indonesia Mengajarnya, yang concern di bidang pendidikan. Mengirim para pengajar muda untuk memberikan inspirasi, ilmu kepada anak-anak di daerah terpencil.</p>
<p>Masih ada Kang Goris dengan Asgarnya, yang memberdayakan Pemuda Garut untuk melakukan kegiatan ekonomi yang produktif.</p>
<p>Masih ada Ibu Tri Mumpuni yang bergerak dalam social entrepreneur, membangun PLTA di desa terpencil, menyediakan energi untuk desa yang lebih mandiri dan produktif.</p>
<p>Masih ada Pak Fadel Muhammad, seorang Menteri Kelautan yang menjadi pembicara pada studium generale beberapa hari yang lalu, dan saya sangat mengagumi beliau. Beliau lah satu-satunya menteri RI pengisi materi studium generale yang membuat saya merasa aman. Ternyata masih ada orang-orang pemerintahan yang berkualitas dan memiliki semangat! FYI, beliau memiliki visi yang jelas! Beliau sebagai menteri kelautan menginginkan Indonesia, kembali mencapai kejayaannya sebagai Negara Maritim yang memanfaatkan kekayaan laut kita, untuk kesejahteraan masyarakat! Bahkan beliau berencana untuk membangun Institut Kelautan Indonesia! Gokil!</p>
<p>Masih ada anak bangsa yang mengharumkan nama Indonesia di olimpiade sains international, yang memenangkan kontes robot,  yang berprestasi di negara lain, yang terus menorehkan prestasi olahraga.</p>
<p>Masih ada mahasiswa-mahasiswa bersemangat yang melakukan pengabdian untuk masyarakat di sekitarnya</p>
<p>Masih ada orang lainnya, yang memiliki semangat! untuk berkontribusi  dengan caranya masing-masing dan mungkin kita belum melihat apa yang mereka lakukan.</p>
<p>Dan juga&#8230;</p>
<p>Masih ada KITA!. Para generasi muda, yang sadar akan hal ini, dan bertekad untuk membangun Indonesia dengan cara kita masing-masing.</p>
<p>Tapi semua tergantung ke pilihan masing-masing, apakah kita memilih untuk berjuang memperbaiki bangsa yang sedang rusak ini? Atau kita hanya numpang hidup saja? Mengikuti arus yang ada?</p>
<p>Saya yakin kita semua memiliki keinginan untuk membuat Negara kita ini menjadi lebih baik, tapi selalu ada satu pertanyaan klasik. Bagaimana caranya? Apa yang harus saya lakukan?</p>
<p>Untuk membantu menjawab hal itu, mungkin di postingan berikutnya akan saya jelaskan pemikiran saya. Bagaimana caranya agar kita bisa berperan serta dalam membangun Bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik.</p>
<p>Sekian racauan pagi hari saya, terima kasih</p>
<p>Crazy_boy</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agilgila.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agilgila.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agilgila.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agilgila.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agilgila.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agilgila.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agilgila.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agilgila.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agilgila.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agilgila.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agilgila.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agilgila.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agilgila.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agilgila.wordpress.com/148/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=148&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agilgila.wordpress.com/2011/05/11/unek-unek-tentang-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/50332824ca7d3e04f3dadf89aa964001?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">logagil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Setahun Penuh Perjuangan</title>
		<link>http://agilgila.wordpress.com/2010/12/12/setahun-penuh-perjuangan/</link>
		<comments>http://agilgila.wordpress.com/2010/12/12/setahun-penuh-perjuangan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Dec 2010 02:51:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mas Agil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agilgila.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[Ntah sudah berapa lama (hampir setahun) sejak Fitrian Pambudi menawarkan saya menjadi bagian dari sejarah HME ITB, dan dengan sedikit dorongan akhirnya saya menerima amanah menjadi Menteri Koordinator Pengabdian Masyarakat HME ITB. Kenapa sih, kok saya mau menerima amanah ini? Well, bisa dibilang, ini semua karena cita-cita dan mimpi saya. Mimpi seorang warga negara Indonesia, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=126&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ntah sudah berapa lama (hampir setahun) sejak Fitrian Pambudi menawarkan saya menjadi bagian dari sejarah HME ITB, dan dengan sedikit dorongan akhirnya saya menerima amanah menjadi Menteri Koordinator Pengabdian Masyarakat HME ITB.</p>
<p>Kenapa sih, kok saya mau menerima amanah ini?</p>
<p>Well, bisa dibilang, ini semua karena cita-cita dan mimpi saya. </p>
<p>Mimpi seorang warga negara Indonesia, yang heran kenapa dengan banyaknya lulusan sarjana yang cakap, yang pintar, punya hardskill yang bagus, negara ini masih berada pada kondisi yang memprihatinkan?. </p>
<p>Yang heran kenapa dari sekian banyaknya sarjana yang mengucapkan “janji sarjana” saat kelulusannya, ketika lulus mereka seolah-olah amnesia dengan janji yang mereka ucapkan. </p>
<p>Yang heran karena lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif pemerintahan, ga sadar kalo muka mereka udah tercoreng di mata para rakyatnya. </p>
<p>Yang heran, karena banyak hal yang lainnya</p>
<p>Ya! Mimpi saya untuk merubah itu semua! Saya ingin merubah Indonesia menjadi lebih baik!</p>
<p>Lah? Terus apa hubungannya dengan menjadi Menko Pengabdian Masyarakat?</p>
<p>Tepat seperti yang dikatakan oleh Kak Iwa Kartiwa kemarin saat LPJ. Output dari HME yang sebenarnya adalah orang-orangnya.</p>
<p>Dengan menjadi Menko Pengabdian Masyarakat, saya pengen mengajak kita semua supaya terjun langsung ke masyarakat.</p>
<p>Saya pengen menampar tepat di muka kita semua! </p>
<p>Supaya kita tau! </p>
<p>Di luar sana masalah masih banyak! </p>
<p>Tantangan kita besar! </p>
<p>Tanggung jawab kita ternyata berat!. Tanggung jawab orang-orang terbaik dari seluruh Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Institut terbaik yang disubsidi dari uang rakyat.</p>
<p>Dengan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat, saya ingin menyadarkan temen2. </p>
<p>Ya! Ternyata kita bisa menjadi solusi! </p>
<p>Ternyata memang kitalah solusinya!</p>
<p>Mungkin dengan kapasitas kita sebagai mahasiswa, yang bisa kita lakukan hanyalah sedikit sekali. Tapi, kelak, ketika kita sudah menjadi Stakeholder, kita bisa melakukan hal yang lebih besar! Dan kita bisa merubah ini semua!</p>
<p>Dan hal itulah yang membuat saya, Zaki, Antrisha, Fadjrin, Mita, Amel, Putri, Gede, Agus, Aban, Kharisma, Aldi, Haekal, Fahmi, Widhi, Jonathan, Randy, Bas, Diki Aidel, Jimdoz, Edry, Hakim, Bagus, Helmi, Ade, Wisnu, Bistok!, Wervyan, Niam, Anggrit, Sugeng, Ilmi, Ramdhani, Rizza, Icha, Nana, Fitroh, dan lain sebagainya (capek nyebutin satu-satu. Ga disebut jangan marah ya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) terus bersemangat,  mencurahkan hati kami ,dan berjuang mati-matian selama setahun ini, melakukan dan mengajak kita semua buat melakukan pengabdian masyarakat yang selama ini mungkin kita pura-pura lupakan.</p>
<p>Semua perjuangan yang kita lakukan adalah untuk kita semua!, HME tercinta, khususnya para anggotanya, yang masih muda, berpotensi, dan bersemangat! </p>
<p>Kini kita sudah berhasil menciptakan wadah pengabdian masyarakat!.</p>
<p>Seperti yang Syakur bilang, sekarang sudah disodorkan ke depan hidung kita semua, wadah untuk berubah dan berkembang!.</p>
<p>Sekarang tinggal pilihan kita, mau menggunakan wadah itu atau tidak?</p>
<p>Dan pastinya saya ga bisa memaksa kita semua, semua balik ke pilihan masing-masing</p>
<p>Terima kasih buat Pambudi, sosok pemimpin paling sabar yang pernah saya temui atas kesempatan menjadi Menteri Koordinator Pengabdian Masyarakat HME ITB pertama.</p>
<p>Terima kasih Amy MPA pengmas atas kerjasamanya selama setahun</p>
<p>Terima kasih buat Antrisha dan Zaki, yang ga pernah lelah berjuang terus bersama saya selama setahun terakhir.</p>
<p>Terima kasih Amel, yang ga pernah bosan menjadi notulensi rapat pengmas yang jumlahnya banyak sekali hahaha.</p>
<p>Terima kasih Timor, yang ga pernah bosan dimintain duit sama anak-anak pengmas</p>
<p>Terima kasih staf pengmas 08 yang selalu bersemangat, dan kreatif. Khususnya Pedca yang bener-bener super sekali </p>
<p>Terima kasih magangers dan 09 yang sangat antusias mengikuti kegiatan pengmas, dan memiliki semangat super, kalian punya potensi yang besar!</p>
<p>Terima kasih massa HME atas dukungannya</p>
<p>Terima kasih HME</p>
<p>Terima kasih semuanya.</p>
<p>Mungkin masih banyak kekurangan yang kami miliki, dan saya mewakili Pengmas HME ITB 09/10 minta maaf atas segalanya.</p>
<p>Selamat buat Taufik Widyanugraha, Kahim HME 2010/2011. Semangat! Tanggung Jawab Mo Besar! Semoga setahun penuh dengan perjuangan BP 2009/2010 ga sia-sia. Semoga Mo dapat membawa HME menjadi himpunan yang lebih baik dan menjadi himpunan yang terbaik! Yang berhasil melahirkan para orang-orang besar di masa depan kelak! Amin!</p>
<p>Mungkin banyak orang bilang mimpi saya kejauhan, dan disini saya berani bilang, jangan2 mereka yang berpikir kependekkan?</p>
<p>“Jangan pernah letih mencintai Indonesia” </p>
<p>Salam Pengabdian Masyarakat!, “Hear, Act, Spread!”</p>
<p>Crazy_Boy<br />
Menko Pengabdian Masyarakat Pertama HME ITB</p>
<p>PS:<br />
- PALAPA III sudah dekat! siap menjadi bagian dari sejarah?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agilgila.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agilgila.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agilgila.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agilgila.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agilgila.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agilgila.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agilgila.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agilgila.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agilgila.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agilgila.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agilgila.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agilgila.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agilgila.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agilgila.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=126&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agilgila.wordpress.com/2010/12/12/setahun-penuh-perjuangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/50332824ca7d3e04f3dadf89aa964001?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">logagil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Listrik Bisa Sampai Ke Colokan Kosan Kita</title>
		<link>http://agilgila.wordpress.com/2010/10/18/bagaimana-listrik-bisa-sampai-ke-colokan-kosan-kita/</link>
		<comments>http://agilgila.wordpress.com/2010/10/18/bagaimana-listrik-bisa-sampai-ke-colokan-kosan-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Oct 2010 23:43:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mas Agil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agilgila.wordpress.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[Oke, jumpa lagi dengan saya. Mungkin sebelumnya saya sering menulis notes tentang Mahasiswa, Nasionalisme dan sebagainya, dan mungkin teman-teman tidak peduli dan mungkin sudah bosan. Kali ini, dikarenakan saya belum pernah sekalipun berbagi ilmu dengan teman-teman semua, tentang betapa menariknya keilmuan saya, saya akan mencoba berbagi pengetahuan saya yang masih sedikit. Pengetahuan yang akan saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=115&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oke, jumpa lagi dengan saya. Mungkin sebelumnya saya sering menulis notes tentang Mahasiswa, Nasionalisme dan sebagainya, dan mungkin teman-teman tidak peduli dan mungkin sudah bosan.<br />
Kali ini, dikarenakan saya belum pernah sekalipun berbagi ilmu dengan teman-teman semua, tentang betapa menariknya keilmuan saya, saya akan mencoba berbagi pengetahuan saya yang masih sedikit.<br />
Pengetahuan yang akan saya sampaikan kali ini sangat umum, yaitu bagaimana energi listik bisa sampai ke colokan listrik di kosan kita.</p>
<p>Secara singkat, dapat dijelaskan sebagai berikut:</p>
<p><strong>Pembangkit Listrik -&gt; Jaringan Transmisi -&gt; Jaringan Subtransmisi -&gt; Jaringan Distribusi -&gt; Pemakaian ke rumah-rumah (colokan listrik di kosan kita)</strong></p>
<p>Sekarang saya akan mencoba jelaskan per bagian secara umum</p>
<p><strong>Pembangkit Listrik<br />
</strong><br />
Pembangkit listrik ada banyak jenisnya, antara lain:</p>
<p>Yang berfungsi menyuplai beban dasar:<br />
- Pembangkit Listrik Tenaga Uap<br />
- Pembangkit Listrik Tenaga Gas<br />
- Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (Bahan bakarnya bisa Biodiesel atau solar)<br />
- Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi<br />
- Pembangkit Listrik Tenaga Sampah<br />
- Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir</p>
<p>Yang berfungsi sebagai generator slack (menyuplai beban puncak):<br />
- Pembangkit Listrik Tenaga Air (Bendungan, Waduk)</p>
<p>Pembangkit Renewable Energy:<br />
- Pembangkit Listrik Tenaga Air (Pikohidro, Mikrohidro)<br />
- Pembangkit Listrik Tenaga Angin<br />
- Pembangkit Listrik Tenaga Ombak (Masih banyak yang melakukan riset tentang pembangkit ini)</p>
<p>Mungkin ada pertanyaan apa itu beban dasar? apa itu generator slack?. Secara singkat dapat dijelaskan dengan kurva beban (untuk mengetahui seperti apa bentuk kurva beban dapat dilihat di http://www.pln-jawa-bali.co.id/) ,mungkin akan saya jelaskan di notes berikutnya begitu juga tentang detail masing-masing pembangkit.</p>
<p>Pembangkit-pembangkit (kecuali pembangkit renewable energy) inilah yang menyuplai daya yang dipakai oleh semua pengguna listrik dalam jaringan listrik PLN. </p>
<p>Tegangan yang dibangkitkan memiliki 3 fasa dengan frekuensi 50 Hz dan dengan trafo power  (daya besar) tegangan dinaikkan menjadi 500 kV untuk kemudian disalurkan melalui jaringan Transmisi.</p>
<p>Catatan:<br />
- Frekuensi 50 Hz disebabkan karena kita menggunakan standar Eropa (Bekas jajahan Belanda). Untuk di Amerika, frekuensi yang digunakan adalah 60 Hz. Di Jepang ada hal yang unik, dimana terdapat dua frekuensi yaitu 50 Hz dan 60 Hz. Oleh karena itu, untuk menghubungkan kedua jaringan yang berbeda tersebut diperlukan stasiun rectifier-inverter (lupa namanya) yaitu stasiun yang mengubah AC menjadi DC, lalu mengubahnya menjadi AC dengan frekuensi yang berbeda, sehingga meskipun berbeda frekuensi, dapat dikoneksikan.</p>
<p>- Mengapa 3 Fasa? Hal ini disebabkan, power yang dihasilkan generator akan lebih besar jika menggunakan 3 fasa dibandingkan 1 fasa. Sebenarnya makin banyak jumlah fasa, maka semakin baik. Namun karena pertimbangan ekonomi, akhirnya dipilih bahwa jaringan dengan 3 fasa adalah yang terbaik. (Ga kebayangkan kalo sistemnya 6 fasa. Kita perlu 3 kabel tambahan buat transmisi dan distribusi! Sungguh sangat mahal!)</p>
<p><strong>Jaringan Transmisi-Subtransmisi</p>
<p></strong>Pernahkah temen-temen melihat tower listrik yang tinggi? dan memiliki jalur yang terlihat sangaaaaaaaaaaat panjaaaaaaaaannggg. Itu merupakan Jaringan Transmisi.</p>
<p>Jaringan Transmisi memiliki tegangan 500 kV (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi &#8211; SUTET) yang sudah dijelaskan sebelumnya, hal ini bertujuan untuk memperkecil besar arus yang mengalir sehingga rugi-rugi yang terjadi di jaringan transmisi yang panjang menjadi kecil. Masih ingat rumus daya kan?</p>
<p>Jaringan transmisi menghubungkan pembangkit-pembangkit listrik yang ada. Tau Pembangkit Listrik di Suralaya? (Jawa Barat), dan Paiton (Jawa Timur)? itu terhubung dengan jaringan transmisi. Kebayangkan betapa panjangnya jaringan transmisi ini. Itu belum ditambah pembangkit-pembangkit lain yang letaknya saling berjauhan.</p>
<p>Lalu ada Jaringan Subtransmisi,  yang memiliki tegangan 70-150 kV yang biasa disebut SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi). Tegangan 150 kV tersebut didapatkan dengan menurunkan tegangan 500kV dari jaringan transmisi dengan menggunakan trafo.</p>
<p>Jaringan subtransmisi kemudian terhubung ke Jaringan Distribusi dengan perantara Gardu Induk</p>
<p>Catatan:<br />
- Cara membedakan apakah tower listrik yang kita lihat merupakan jaringan transmisi atau subtransmisi adalah dengan melihat jumlah isolator rantainya. Jaringan Transmisi memiliki sekitar 25 buah isolator rantai untuk masing-masing kabel, dan Subtransmisi sekitar 8 buah.<br />
- Jaringan Transmisi dibuat dengan menggunakan prinsip mencari jarak terdekat antara pembangkit dengan tujuan gardu induk, sehingga tidak perlu heran bila menara transmisi berada di tengah kebun, sawah, bukit, bahkan hingga ke atas gunung.</p>
<p><strong>Gardu Induk Distribusi</p>
<p></strong>Dibagi menjadi dua bagian yaitu Gardu Induk dan Gardu Hubung :</p>
<p>a. Gardu Induk (GI)<br />
Gardu induk berfungsi menerima daya listrik dari jaringan subtransmisi dan menurunkan tegangannya menjadi tegangan jaringan distribusi primer (Jaringan Tegangan Menengah/ JTM). Jadi pada bagian ini terjadi penurunan tegangan dari tegangan tinggi ataupun tegangan extra tinggi ke tegangan menengah 20 kv.</p>
<p>b. Gardu Hubung (GH)<br />
Gardu hubung berfungsi menerima daya listrik dari gardu induk yang telah diturunkan menjadi tegangan menengah dan menyalurkan atau membagi daya listrik tanpa merubah tegangannya melalui jaringan distribusi primer (JTM) menuju gardu atau transformator distribusi.</p>
<p><strong>Jaringan Distribusi Primer / Jaringan Tegangan Menengah  (JTM)<br />
</strong><br />
Jaringan distribusi primer berfungsi menyalurkan daya listrik, menjelajahi daerah asuhan ke gardu / transformator distribusi. Jaringan distribusi primer dilayani oleh gardu hubung atau langsung dari gardu induk dan atau dari pusat pembangkit.</p>
<p><strong>Gardu Distribusi (GD)<br />
</strong><br />
Gardu distribusi berfungsi untuk menurunkan tegangan primer  (tegangan menengah) menjadi tegangan sekunder (tegangan rendah) yang biasanya 127/220 volt atau 220/ 380 Volt.</p>
<p><strong>Jaringan Distribusi Sekunder/ Jaringan Tegangan Rendah (JTR)<br />
</strong><br />
Jaringan distribusi sekunder berfungsi untuk menyalurkan/ menghubungkan sisi tegangan rendah transformator distribusi ke konsumen mengunakan jaringan hantaran udara 3 fasa 4 kawat dengan tegangan distribusi sekunder 127/ 220 Volt atau 220/ 380 Volt.</p>
<p>Kecuali untuk daerah-daerah khusus dengan pertimbangan keindahan, keselamatan dan keandalan yang tinggi dipergunakan sistem kabel bawah tanah.</p>
<p><strong>Sambungan Rumah<br />
</strong><br />
Pada sambungan rumah, biasanya tegangan yang diterima sebesar 110-400 volt, yaitu tegangan saluran beban menghubung kepada peralatan. Pada sambungan rumah, tegangan yang diterima disesuaikan antara 220/380 volt.</p>
<p>Nah, mulai kebayangkan? betapa panjangnya perjalanan elektron-elektron untuk sampai ke colokan di kosan kita. Mungkin segini dulu aja, capek juga nulis panjang-panjang, hahaha (keliatan dari tulisannya, makin ke bawah makin sedikit) Jika ada kesalahan tolong dikoreksi ya, karena pengetahuan saya juga masih sedikit.</p>
<p>Silahkan bertanya dengan topik yang masih berhubungan, mudah-mudahan bisa dijawab.<br />
Atau ada yang mau request? silahkan2! mari kita saling berbagi wawasan! </p>
<p>”<strong>Karena Hidup hAROES KOEAT!</strong>”</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agilgila.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agilgila.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agilgila.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agilgila.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agilgila.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agilgila.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agilgila.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agilgila.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agilgila.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agilgila.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agilgila.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agilgila.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agilgila.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agilgila.wordpress.com/115/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=115&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agilgila.wordpress.com/2010/10/18/bagaimana-listrik-bisa-sampai-ke-colokan-kosan-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/50332824ca7d3e04f3dadf89aa964001?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">logagil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Laki-laki itu Mahal</title>
		<link>http://agilgila.wordpress.com/2010/09/15/laki-laki-itu-mahal/</link>
		<comments>http://agilgila.wordpress.com/2010/09/15/laki-laki-itu-mahal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Sep 2010 09:00:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mas Agil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agilgila.wordpress.com/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah kita menyukai seorang wanita? Namun kita merasa minder? Wanita yang kita sukai cantiiiiikkk sekaliii. Tapi wajah kita pas-pasan? Wanita yang kita sukai orang kaya, punya mobil, punya BB, dan lain sebagainya. Sedangkan kita cuma dari keluarga sederhana? atau kita minder karena hal lainnya? jawabannya adalah, JANGAN! Kamu harus tahu, Laki-laki itu mahal! Laki-laki adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=112&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah kita menyukai seorang wanita? Namun kita merasa minder?</p>
<p>Wanita yang kita sukai cantiiiiikkk sekaliii. Tapi wajah kita pas-pasan?</p>
<p>Wanita yang kita sukai orang kaya, punya mobil, punya BB, dan lain sebagainya. Sedangkan kita cuma dari keluarga sederhana?</p>
<p>atau kita minder karena hal lainnya?</p>
<p>jawabannya adalah, JANGAN!</p>
<p>Kamu harus tahu, Laki-laki itu mahal!</p>
<p>Laki-laki adalah seorang pemimpin di keluarganya kelak, tulang punggung keluarga, kepala keluarga. Laki-lakilah yang paling bertanggung jawab atas masa depan keluarganya.</p>
<p>Jadi, selama kamu punya aset mahal yaitu “ilmu dan kecerdasan” di otak kamu, kedewasaan, dan kemampuan kepemimpinan serta karakter yang baik. Ga usah minder! Hajar!</p>
<p>Seharusnya para wanita yang dewasa memahami hal ini. Kecuali wanita yang mungkin masih dibutakan dengan hal duniawi.</p>
<p>Yang jadi masalah adalah, apakah kita sudah cukup mahal? apakah illmu di dalam otak kita sudah cukup? apakah karakter kita sudah baik? apakah kita memiliki tanggung jawab?</p>
<p>Yuk, jadi laki-laki yang Mahal!</p>
<p>Crazy_boy</p>
<p>Inspired by a Gentleman</p>
<p>﻿</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agilgila.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agilgila.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agilgila.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agilgila.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agilgila.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agilgila.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agilgila.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agilgila.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agilgila.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agilgila.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agilgila.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agilgila.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agilgila.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agilgila.wordpress.com/112/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=112&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agilgila.wordpress.com/2010/09/15/laki-laki-itu-mahal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/50332824ca7d3e04f3dadf89aa964001?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">logagil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Peran Mahasiswa</title>
		<link>http://agilgila.wordpress.com/2010/09/14/peran-mahasiswa/</link>
		<comments>http://agilgila.wordpress.com/2010/09/14/peran-mahasiswa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Sep 2010 13:58:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mas Agil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agilgila.wordpress.com/?p=110</guid>
		<description><![CDATA[Peran Mahasiswa adalah “Guardian of Value, Agent of Change, Iron Stock” Ya, mungkin kita sering mendengarnya saat kaderisasi awal masuk Institut Teknologi Bandung kita yang tercinta. Entah namanya itu PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru), INKM (Inisiasi Keluarga Mahasiswa), atau OSKM (saya ga tau nih kepanjangannya, kasi tau saya dong?). Jadi apa sih maknanya? Apakah kita bener-bener [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=110&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Peran Mahasiswa adalah “Guardian of Value, Agent of Change, Iron Stock”</p>
<p>Ya, mungkin kita sering mendengarnya saat kaderisasi awal masuk Institut Teknologi Bandung kita yang tercinta. Entah namanya itu PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru), INKM (Inisiasi Keluarga Mahasiswa), atau OSKM (saya ga tau nih kepanjangannya, kasi tau saya dong?).</p>
<p>Jadi apa sih maknanya? Apakah kita bener-bener paham? Apakah kita meresapinya ke dalam hati kita? Apakah kita hanya pura-pura mengerti? Apakah kita sekarang lupa? atau mungkin kita memang tidak peduli?</p>
<p>Oke, sekarang saya akan mencoba menimbulkan ini kembali ke permukaan yang mungkin kini sudah tenggelam hampir terkubur di otak dan hati kita. Saya akan menyampaikan apa sih maknanya, tapi dalam versi saya (pendapat).</p>
<p>Jadi apa sih maksud dari “Guardian of Value, Agent of Change, Iron Stock”? yuk kita bahas satu-satu.</p>
<p>Guardian of Value</p>
<p>Jelaslah ya dari kata-katanya. “Penjaga nilai”. Ya, kita semua yang mahasiswa ini adalah penjaga nilai-nilai ideal. Pastinya di dunia tidak ada yang ideal, bahkan trafo yang efisiensinya tepat 100% tidak ada, paling hanya mendekati yaitu sekitar 99% (Kenapa jadi ngebahas trafo?). Tapi,di negara ini, kita, mahasiswalah yang &#8220;Seharusnya” yang paling memiliki nilai mendekati ideal. Kita seharusnya adalah role model. Kita seharusnya memiliki Integritas, Kepemimpinan, Moral, Kecerdasan, Akhlak yang baik, dan lain sebagainya yang merupakan nilai Ideal. Kita seharusnya memiliki “keidealan” itu di kondisi Negara yang saat ini sudah tidak ideal lagi (menurut saya). Negara yang penduduknya sedang krisis moral, krisis integritas, krisis akhlak, dll.</p>
<p>Agent of Change</p>
<p>Dari artinya sih maknanya &#8220;Agen Perubahan&#8221;. Ya, mahasiswa, yang posisinya netral, dan berada di tengah-tengah masyarakat memiliki potensi untuk melakukan perubahan di Negaranya , minimal adalah daerah sekitar kampusnya (kalo perubahan yang dilakukan mahasiswa itu cuma di dalam internal kampusnya ataupun hanya dirinya sendiri, itu sangat disayangkan *menurut saya) . Perubahan yang seperti apa? Jelas kemajuan!! bukan kemunduran!!.</p>
<p>Iron Stock</p>
<p>Kalo yang saya pahami adalah, Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa. Coba tengok orang-orang besar yang berpengaruh di negara. Ya, dulunya mereka adalah akademisi (mahasiswa), baik di perguruan tinggi maupun militer. Kitalah yang akan menggantikan mereka kelak.</p>
<p>Sekarang coba kita, yang “katanya” adalah putra putri terbaik bangsa, mahasiswa terbaik yang ada di Institut terbaik, berkaca.</p>
<p>Nyatanya adalah, banyak ketidakidealan yang terjadi di mahasiswa seluruh Indonesia. Mulai dari isu nitip absen, nyontek pas ujian, status facebook berbau SARA, tawuran antar Fakultas (padahal satu universitas, WTF!), demonstrasi anarkis, dan lain sebagainya.</p>
<p>Nyatanya adalah, perubahan yang kita lakukan mungkin adalah kemunduran. Demonstrasi mengatasnamakan rakyat namun anarkis? Apakah kita bangga? (menurut saya justru primitif dan merugikan masyarakat), Minimnya interaksi dengan masyarakat (karena kesombongan mahasiswa yang merasa dirinya berderajat tinggi, dirinya pintar, namun sayang, dirinya lupa kalo dia merupakan bagian dari masyarakat) sehingga tidak mampu membawa perubahan di masyarakat sekitarnya.</p>
<p>Nyatanya adalah, kita belum siap untuk menjadi orang besar yang mampu membawa perubahan.  Kita masih tidak ideal, kita masih belum mampu untuk membawa perubahan “bahkan” diri kita sendiri.</p>
<p>Nyatanya adalah, masih banyak mahasiswa yang egois, berpikir untuk dirinya sendiri, tidak peduli dengan nasib orang lain, dan lupa bahwa subsidi pendidikan yang dia jalani datang dari uang rakyat?</p>
<p>Nyatanya adalah, kita cenderung lebih suka bersenang-senang dibandingkan diskusi memikirkan nasib bangsa ini?</p>
<p>Apakah kita menjalankan peran kita dengan baik? Apakah kita memiliki nilai-nilai ideal tersebut? Apakah kita sudah melakukan perubahan pada lingkungan sekitar kita? Siapkah kita? menjadi orang-orang besar yang mampu merubah nasib bangsa ini? Masih pantaskah kita disebut mahasiswa? Mari kita introspeksi masing-masing dan berubah.</p>
<p>Mungkin banyak orang yang menganggap saya ini munafik, saya ini bacot, saya ini sok suci.</p>
<p>Saya akui, saya bukan manusia (mahasiswa sempurna) saya masih banyak kekurangan, saya masih perlu introspeksi diri.</p>
<p>Lalu mungkin ada yang bilang, “diri lo sendiri aja belum bener, ngapain ngurusin orang lain, munafik lo”</p>
<p>Yuk mari berubah bersama-sama, kita kerjasama, saling mengingatkan, saling memperbaiki diri. Bersama kita bisa kalo kata Pak SBY mah.</p>
<p>Jadikan Hari Raya Idul Fitri 1431H ini sebagai momentum untuk kita semua, untuk menjadi manusia yang lebih baik, untuk menjadi mahasiswa yang lebih baik, sehingga Insya Allah, kita mampu merubah nasih ratusan juta penduduk Indonesia menjadi lebih baik di masa yang akan datang.</p>
<p>Karena kita masih muda, masih bersemangat! dan kita punya potensi!</p>
<p>Saya salut dengan kakak-kakak saya, teman-teman saya, dan adik-adik saya yang bersemangat baik telah, sedang, dan akan melakukan perubahan. Semangat!!!!</p>
<p>&#8220;Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit.&#8221;</p>
<p>&#8220;Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat</p>
<p>mengubah dunia.&#8221; &#8211; Bung Karno</p>
<p>“Kita, generasi kita, ditugaskan untuk memberantas generasi tua yang mengacau. Generasi kita yang menjadi hakim atas mereka yang dituduh koruptor-koruptor tua. Kita lah yang dijadikan generasi yang akan memakmurkan Indonesia.” &#8211; Gie</p>
<p>Diam itu ga akan membawa perubahan, saatnya bertindak, mulai dari diri sendiri, mulai dari hal kecil, dan mulai saat ini!</p>
<p>Untuk Tuhan, Bangsa dan Almamater!</p>
<p>Dimas Agil Triatmojo</p>
<p>14 September 2010</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agilgila.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agilgila.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agilgila.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agilgila.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agilgila.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agilgila.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agilgila.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agilgila.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agilgila.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agilgila.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agilgila.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agilgila.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agilgila.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agilgila.wordpress.com/110/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=110&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agilgila.wordpress.com/2010/09/14/peran-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/50332824ca7d3e04f3dadf89aa964001?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">logagil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Unek-unek saya selama menjadi Menko Pengmas HME ITB</title>
		<link>http://agilgila.wordpress.com/2010/07/11/unek-unek-saya-selama-menjadi-menko-pengmas-hme-itb/</link>
		<comments>http://agilgila.wordpress.com/2010/07/11/unek-unek-saya-selama-menjadi-menko-pengmas-hme-itb/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2010 06:53:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mas Agil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agilgila.wordpress.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[Singkat cerita, saya menaruh postingan blog sebelumnya yang berjudul &#8220;Kenapa Mahasiswa Kurang Dekat dengan Masyarakat&#8221; di notes facebook. Nah kebetulan salah satu teman saya merespon notes tersebut. Nah kebetulan, respons dari dia memerlukan jawaban yang selama ini ada di unek-unek saya selama menjadi Menko Pengmas HME ITB. Mau tau unek-unek saya? ini linknya http://www.facebook.com/note.php?note_id=425526694192&#38;comments&#38;ref=notif ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=104&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Singkat cerita, saya menaruh postingan blog sebelumnya yang berjudul </p>
<p>&#8220;Kenapa Mahasiswa Kurang Dekat dengan Masyarakat&#8221;</p>
<p>di notes facebook. Nah kebetulan salah satu teman saya merespon notes tersebut. Nah kebetulan, respons dari dia memerlukan jawaban yang selama ini ada di unek-unek saya selama menjadi Menko Pengmas HME ITB. </p>
<p>Mau tau unek-unek saya?</p>
<p>ini linknya <a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=425526694192&amp;comments&amp;ref=notif">http://www.facebook.com/note.php?note_id=425526694192&amp;comments&amp;ref=notif</a></p>
<p>ini screenshotnya:</p>
<p><img src="http://i864.photobucket.com/albums/ab204/d_maze90/Random/pic1.jpg?t=1278830863" alt="" /><br />
<img src="http://i864.photobucket.com/albums/ab204/d_maze90/Random/pic2.jpg?t=1278830863" alt="" /><br />
<img src="http://i864.photobucket.com/albums/ab204/d_maze90/Random/pic3.jpg?t=1278830863" alt="" /></p>
<p>Fyuh&#8230; keluar juga unek-uneknya&#8230; maaf kalo pemilihan kata-katanya kurang bagus.</p>
<p>Enjoy your life!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agilgila.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agilgila.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agilgila.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agilgila.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agilgila.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agilgila.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agilgila.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agilgila.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agilgila.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agilgila.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agilgila.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agilgila.wordpress.com/104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agilgila.wordpress.com/104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agilgila.wordpress.com/104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=104&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agilgila.wordpress.com/2010/07/11/unek-unek-saya-selama-menjadi-menko-pengmas-hme-itb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/50332824ca7d3e04f3dadf89aa964001?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">logagil</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i864.photobucket.com/albums/ab204/d_maze90/Random/pic1.jpg?t=1278830863" medium="image" />

		<media:content url="http://i864.photobucket.com/albums/ab204/d_maze90/Random/pic2.jpg?t=1278830863" medium="image" />

		<media:content url="http://i864.photobucket.com/albums/ab204/d_maze90/Random/pic3.jpg?t=1278830863" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa Mahasiswa Kurang Dekat dengan Masyarakat</title>
		<link>http://agilgila.wordpress.com/2010/07/10/kenapa-mahasiswa-kurang-dekat-dengan-masyarakat/</link>
		<comments>http://agilgila.wordpress.com/2010/07/10/kenapa-mahasiswa-kurang-dekat-dengan-masyarakat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2010 14:28:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mas Agil</dc:creator>
				<category><![CDATA[kepekaan sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agilgila.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Supaya lebih mudah.. saya akan menulis seberapa sering saya berinteraksi langsung dengan masyarakat Okay, here we go!!! Tahun pertama Tentu saja saya berkenalan dengan ibu kos saya. namun saya tidak terlalu banyak berbicara tentang kehidupan saya. Mungkin karena perbedaan gender, jadi kurang nyaman untuk ngobrol. Pernah suatu hari saya mewawancarai beliau dalam rangka mengerjakan tugas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=100&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Supaya lebih mudah.. saya akan menulis seberapa sering saya berinteraksi langsung dengan masyarakat<br />
Okay, here we go!!!</p>
<p><strong>Tahun pertama</strong></p>
<p>Tentu saja saya berkenalan dengan ibu kos saya. namun saya tidak terlalu banyak berbicara tentang kehidupan saya. Mungkin karena perbedaan gender, jadi kurang nyaman untuk ngobrol. Pernah suatu hari saya mewawancarai beliau dalam rangka mengerjakan tugas INKM. Selebihnya ya saya sibuk menjalani hidup saya sendiri (kuliah &#8211; pulang &#8211; main &#8211; dst).</p>
<p>Saya kalo makan di simpang dago. dan hampir semua makanan yang ada disana sudah saya coba. Saya tidak pernah sekalipun ngobrol lama sama penjualnya, paling hanya basa-basi sedikit. Mungkin karena saya pendiam, dan memang tidak tahu mau ngobrol apa, dan mungkin saya tidak peduli, kehidupan mereka sehari-hari seperti apa.</p>
<p>Saya pernah mewawancari seorang ibu dari kalangan menengah ke bawah di daerah Cisitu dalam rangka Tugas Ospek Fakultas. Output yang diinginkan adalah, kita mengetahui, bagaimana kehidupan ibu tersebut, sumber penghasilannya, kegiatan sehari-harinya, dan lain-lain. Namun entah mengapa… hal tersebut hanya menjadi angin lalu belaka… mungkin karena saya melakukan hal tersebut hanya sekedar memenuhi tugas yang diberikan saja. Mungkin saya sebenarnya tidak peduli dengan kehidupan ibu tersebut. Mungkin hanya saya saja yang berpikiran seperti ini. Saya tidak tahu. </p>
<p>Selebihnya kegiatan saya kuliah, jalan-jalan, dan bermain bersama teman. Oh, sama ikut unit, tapi saya kecewa sama unit tersebut… lupakan sajalah..</p>
<p><strong>Tahun kedua</strong></p>
<p>kegiatan akademis di kampus ternyata sangat padat. Kegiatan organisasi juga menyita waktu. Waktu untuk bermain dan bersenang-senang berkurang. Pelajaran yang diterima tergolong baru, dan saya yang terbuai saat TPB mengalami kesulitan untuk mengikuti pelajaran. Dan sedikit demi sedikit saya menjadi lebih giat, tidak santai lagi seperti TPB.</p>
<p>interaksi dengan masyarakat pada tahun ini saya lupa. Mungkin tidak ada. Meskipun ada Osjur. Tapi kebanyakan osjur tersebut di dalam kampus. Pemberian materi dalam ruangan, teori, teori dan teori. Sebenarnya sempat ada kesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat. Dimana saya dan teman-teman diberikan tugas untuk membuat baksos. Namun entah mengapa (saya tidak mau berpendapat)  baksos tersebut TIDAK PERNAH DILAKUKAN. Mungkin itu alasannya, kenapa saya dan teman-teman mungkin kurang bersatu, kurang kompak, dan mungkin kurang peka terhadap masyarakat. Karena memang kita tidak pernah melakukan kegiatan yang dekat dengan masyarakat bersama-sama.</p>
<p>Oh. saya pernah menjadi panitia INKM. Namun selama jadi panitia.. saya terlalu fokus kepada adik-adik di kelompok saya. Menemani mereka mengerjakan tugas, menemani mereka berinteraksi dengan masyarakat. mengajarkan teori, teori, dan teori. Interaksi dengan masyarakat yang saya lakukan pun sedikit. Karena saya pengkader, bukan yang dikader. Mereka mengerjakan tugas, saya memastikan mereka mengerjakannya.</p>
<p><strong>Tahun Ketiga</strong></p>
<p>Akademik semakin padat, waktu senggang semakin berkurang. Ditambah kegiatan organisasi. Hampir tidak bisa bernafas.<br />
Well, seperti yang sudah dipostingan sebelumnya, karakter saya berubah di tahun ketiga ini. Saya mulai berinisiatif untuk berinteraksi dengan masyarakat.</p>
<p>Pernah saya ngobrol sama penjaga warung SMA 3 bandung waktu main-main kesana. Cerita macam-macam, dan dapat banyak hal. Mungkin yang perlu diketahui adalah betapa demo yang dilakukan mahasiswa itu justru menyusahkan rakyat menengah ke bawah. Nice chat. </p>
<p>Saya ikut kegiatan PALAPA II ke desa mekarwangi garut, dan ya liat-liat kondisi disana. karena saya cuma ikut-ikut jadi tidak berani melakukan apa-apa. Saya ikut diskusi dengan warga (tentu saja ga ngomong) tapi jadi lebih tahu bagaimana warga disana berinteraksi dengan sesamanya.</p>
<p>Pembukaan adik asuh (proker Pengabdian Masyarakat himpunan saya). Ngobrol sama guru disana, sama orang tua adik asuh. ngajarin adik asuh. banyak hal yang didapat. Senang, sedih, semua ada.</p>
<p>Kerja Praktek membuat saya berinteraksi dengan para pekerja. Disini saya bertemu pembimbing yang hebat. Banyak hal yang saya dapat dari dia. Kehidupannya, pelajaran tentang hidup, agama, dan lain-lain. Saya juga bertemu dengan pegawai vendor yang menyampaikan harapannya kepada mahasiswa.  BANYAK, BANYAK BANGET HAL-HAL YANG SAYA DAPAT.</p>
<p>dan banyak lainnya (malas menulis dan mengingat-ingat)</p>
<p>Kesimpulan:</p>
<p>- Kesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat sangat sedikit!! jika kita HANYA mengikuti kegiatan akademis saja<br />
- Kalau tidak ada kaderisasi, maka pasti saya tidak akan pernah berinteraksi dengan masyarakat (kaderisasi itu penting). Saya hanya mengikuti kegiatan akademis.. Pulang &#8211; pergi kampus hanya untuk kuliah.<br />
- Sedikit interaksi, maka semakin kecil kemungkinan bagi saya untuk menyadari tanggung jawab yang sebenarnya. Mungkin saya akan menjadi robot pekerja yang egois. yang hanya tau bekerja untuk mendapatkan gaji banyak untuk kehidupan saya sendiri<br />
- banyak interaksi meningkatkan kepekaan sosial kita<br />
- Seharusnya pihak kampus dapat mewadahi hal ini. Mungkin dengan Kuliah Kerja Nyata. Kerja Praktek hanya mengenalkan dunia kerja. Tidak mendekatkan kita kepada masyarakat.<br />
- Himpunan seharusnya menutup lubang ini, dengan kegiatan pengabdian masyarakat. Tapi karena rasa kepekaan yang kurang. Banyak yang tidak peduli dan enggan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Himpunan perlu usaha lebih untuk menyadarkan orang-orang tersebut<br />
- Saat semua sudah terlambat, terciptalah sarjana yang tidak utuh. Mungkin keprofesian mereka hebat. Tapi mungkin karakter mereka lemah, dan lupa tanggung jawabnya.</p>
<p>Hmmm apalagi ya.. mungkin segitu dulu kali ya..<br />
saya selalu terbuka untuk berdiskusi<br />
Saya tidak menganggap diri saya yang paling benar, that’s why we need discussion.<br />
Terima Kasih</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agilgila.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agilgila.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agilgila.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agilgila.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agilgila.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agilgila.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agilgila.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agilgila.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agilgila.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agilgila.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agilgila.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agilgila.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agilgila.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agilgila.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=100&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agilgila.wordpress.com/2010/07/10/kenapa-mahasiswa-kurang-dekat-dengan-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/50332824ca7d3e04f3dadf89aa964001?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">logagil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ken, Ponakan saya yang sepertinya Melankolis!</title>
		<link>http://agilgila.wordpress.com/2010/07/09/ken-ponakan-saya-yang-sepertinya-melankolis/</link>
		<comments>http://agilgila.wordpress.com/2010/07/09/ken-ponakan-saya-yang-sepertinya-melankolis/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2010 15:24:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mas Agil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Ken]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agilgila.wordpress.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[jadi saat saya menulis beberapa postingan sebelumnya, Ken dan Ayahnya sedang menonton film kartun Ratatouille (tikus itu). Dan tiba-tiba dia menangis…. saya pikir kenapa… eh ternyata dia menangis karena scene saat si jagoannya (tikus) ditangkep pake panci dikurung gitu. Oh ponakan ku…. betapa lembut hatimu.. hihihi.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=90&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>jadi saat saya menulis beberapa postingan sebelumnya, Ken dan Ayahnya sedang menonton film kartun Ratatouille (tikus itu). Dan tiba-tiba dia menangis…. saya pikir kenapa… eh ternyata dia menangis karena scene saat si jagoannya (tikus) ditangkep pake panci dikurung gitu. Oh ponakan ku…. betapa lembut hatimu.. hihihi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agilgila.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agilgila.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agilgila.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agilgila.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agilgila.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agilgila.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agilgila.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agilgila.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agilgila.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agilgila.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agilgila.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agilgila.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agilgila.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agilgila.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=90&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agilgila.wordpress.com/2010/07/09/ken-ponakan-saya-yang-sepertinya-melankolis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/50332824ca7d3e04f3dadf89aa964001?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">logagil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Solusi Konkrit yang bisa dilakukan Mahasiswa</title>
		<link>http://agilgila.wordpress.com/2010/07/09/solusi-konkrit-yang-bisa-dilakukan-mahasiswa/</link>
		<comments>http://agilgila.wordpress.com/2010/07/09/solusi-konkrit-yang-bisa-dilakukan-mahasiswa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2010 15:23:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mas Agil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Nasionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi]]></category>
		<category><![CDATA[Tri Dharma Perguruan Tinggi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agilgila.wordpress.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Balik lagi ke twitter (twitter lagi twitter lagi… capek dehhhh….). Karena saya sering nulis tweet tentang nasionalisme dan hal-hal semacamnya, tiba-tiba ada teman saya yang merespons seperti ini: “Jadi konkritnya lo mau melakukan apa?” lalu saya jawab (kira-kira jawabannya begini) “Gw mau jadi presiden, jadi gw punya power buat ngerubah ini semua. Tapi gw bukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=87&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Balik lagi ke twitter (twitter lagi twitter lagi… capek dehhhh….). Karena saya sering nulis tweet tentang nasionalisme dan hal-hal semacamnya, tiba-tiba ada teman saya yang merespons seperti ini:</p>
<p>“Jadi konkritnya lo mau melakukan apa?” </p>
<p>lalu saya jawab (kira-kira jawabannya begini) </p>
<p>“Gw mau jadi presiden, jadi gw punya power buat ngerubah ini semua. Tapi gw bukan siapa-siapa, hampir ga mungkin gw bisa jadi presiden” . </p>
<p>Hahahaha, jawaban gw setengah ngasal setengah engga sih sebenernya, wkwkwk.</p>
<p>Hal yang saya sampaikan bukan berarti saya asal-asalan. Saya membayangkan Indonesia adalah sebuah lingkungan yang dipengaruhi oleh sistem. Sistem tersebut adalah pemerintah, dan dimana kendali sistem dimiliki oleh seorang Presiden yang memiliki cukup kekuatan untuk mengendalikan sistem apakah sistem itu menjadi baik atau buruk yang kemudian sistem tersebut akan mempengaruhi baik-buruknya lingkungan. (Kepanjangan ya? ribet ya? hahaha. Simpelnya gini. Presiden -&gt; Pemerintahan (baik/buruk) -&gt; Indonesia (baik/buruk)). Jadi berdasarkan pemikiran saya (yang sempit) tersebut lah jawaban saya berasal. Tapi lagi-lagi ada yang salah paham…. swt dah… terkutuklah kau twitter yang Cuma 140 karakter buat nulis!!!!. (saya tidak mau berkomentar dengan keadaan sekarang, takut dipenjara kalo salah ngetik)</p>
<p>Jadi ada teman saya yang menganggap bahwa saya berpikiran sempit dengan tweet saya yang diatas bahwa menjadi solusi harus jadi presiden. Mungkin bukan salah teman saya, mungkin salah muka saya yang “kelihatan” bodoh dan berpikiran sempit. Ya, saya Cuma bisa tertawa… Ha ha ha. Capekkkk dehhhhh. Maaf ya kalo muka saya kaya gini. Emang dikasinya begini, alhamdulillah.</p>
<p>Nunggu jadi Presiden mah keburu jenggotan!!!!(padahal gw udah jenggotan) mulai dari sekarang, lo, gw, mereka, kita semua bisa jadi solusi sekarang juga!!!! how??? </p>
<p>KITA MELAKSANAKAN HAK DAN KEWAJIBAN KITA MASING-MASING SESUAI DENGAN POSISI KITA.<br />
 (Ini bukan menggurui, Cuma berpendapat). </p>
<p>Guru? ya mengajar dengan baik, ajari murid integritas, moral, ahlak yang baik….<br />
Tukang Sayur? Jual sayur dengan wajah ramah, pastikan sayur tersedia buat pelanggan<br />
Engineer? Gali ilmu sedalam mungkin, ga harus di Indonesia, diluar juga boleh. Buat penemuan! harumkan nama bangsamu! ASAL jangan kau khianati dengan pindah kewarganegaraan (kecuali emang harus pindah. Contoh: Anggun si penyanyi yang seksi itu)</p>
<p>Mahasiswa?<br />
Seperti dipostingan sebelumnya, (yang Intermezzo lagi) harapan dari seorang masyarakat:<br />
Mahasiswa harus belajar yang bener, berprestasi, dan jangan lupa sama rakyat. jangan demo anarkis, jangan tawuran.<br />
dan menurut gw, kita dari sekarang bisa menjadi solusi dengan menentukan jalan mana yang akan kita tempuh nanti untuk berkontribusi kepada rakyat (cara terserah lo lah, gw ga bisa ngediktein lo harus begini, lo harus begitu, gw bukan siapa-siapa.) dan kita mempersiapkan diri kita dengan baik untuk menempuh jalan tersebut. jaga integritas, jaga moral, jaga akhlak. Jangan sampai kita jadi orang ga bermoral dan orang ga berintegritas nanti. Amit-amit dah. Pertahankan Idealisme (cara mempertahankan Idealisme mungkin ada di postingan berikutnya) karena kitalah Guardian of Value… kalo mahasiswa aja udah ga ideal, apa kata dunia?? (ini bukan berarti gw yang paling baik, gw masih berusaha buat menjadi mahasiswa yang baik, sulit memang, mari berjuang bersama). dan sebagainya  (udah cape ngetik)</p>
<p> Oh, bahkan kalo lo mau jadi solusi yang konkrit. Ikut kegiatan Pengabdian Masyarakat di himpunan masing-masing. Entah itu Adik Asuh, Donor Darah, PALAPA, Community Education, dan lain-lain (promosi proker sendiri :p). Karena emang dengan melakukan aksi, itu lebih baik daripada cuma ngomong, bahkan lebih baik lagi daripada cuma pengecut yang tidak melakukan apa-apa. Dengan melakukan lo lebih merasakan maknanya, lo bisa lebih peka, lo bisa belajar integritas, lo bisa menemukan jawaban dari pertanyaan yang selama ini belum pernah terjawab di hati lo. </p>
<p><strong>satu tindakan mengalahkan seribu ucapan<br />
satu teriakan mengalahkan seluruh keheningan<br />
</strong></p>
<p>Inget Tri Dharma Perguruan Tinggi selalu</p>
<p><strong>Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Masyarakat!!!</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/agilgila.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/agilgila.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/agilgila.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/agilgila.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/agilgila.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/agilgila.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/agilgila.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/agilgila.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/agilgila.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/agilgila.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/agilgila.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/agilgila.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/agilgila.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/agilgila.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=agilgila.wordpress.com&amp;blog=3077373&amp;post=87&amp;subd=agilgila&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agilgila.wordpress.com/2010/07/09/solusi-konkrit-yang-bisa-dilakukan-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/50332824ca7d3e04f3dadf89aa964001?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">logagil</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
