Untuk Sementara, Saya Tidak Memiliki Massa, Jabatan, Uang, Kekuatan Untuk Melakukan Perubahan. Yang Saya Bisa Lakukan Sekarang Hanyalah Menyebarkan Ide dan Pemikiran

Solusi Konkrit yang bisa dilakukan Mahasiswa

Balik lagi ke twitter (twitter lagi twitter lagi… capek dehhhh….). Karena saya sering nulis tweet tentang nasionalisme dan hal-hal semacamnya, tiba-tiba ada teman saya yang merespons seperti ini:

“Jadi konkritnya lo mau melakukan apa?”

lalu saya jawab (kira-kira jawabannya begini)

“Gw mau jadi presiden, jadi gw punya power buat ngerubah ini semua. Tapi gw bukan siapa-siapa, hampir ga mungkin gw bisa jadi presiden” .

Hahahaha, jawaban gw setengah ngasal setengah engga sih sebenernya, wkwkwk.

Hal yang saya sampaikan bukan berarti saya asal-asalan. Saya membayangkan Indonesia adalah sebuah lingkungan yang dipengaruhi oleh sistem. Sistem tersebut adalah pemerintah, dan dimana kendali sistem dimiliki oleh seorang Presiden yang memiliki cukup kekuatan untuk mengendalikan sistem apakah sistem itu menjadi baik atau buruk yang kemudian sistem tersebut akan mempengaruhi baik-buruknya lingkungan. (Kepanjangan ya? ribet ya? hahaha. Simpelnya gini. Presiden -> Pemerintahan (baik/buruk) -> Indonesia (baik/buruk)). Jadi berdasarkan pemikiran saya (yang sempit) tersebut lah jawaban saya berasal. Tapi lagi-lagi ada yang salah paham…. swt dah… terkutuklah kau twitter yang Cuma 140 karakter buat nulis!!!!. (saya tidak mau berkomentar dengan keadaan sekarang, takut dipenjara kalo salah ngetik)

Jadi ada teman saya yang menganggap bahwa saya berpikiran sempit dengan tweet saya yang diatas bahwa menjadi solusi harus jadi presiden. Mungkin bukan salah teman saya, mungkin salah muka saya yang “kelihatan” bodoh dan berpikiran sempit. Ya, saya Cuma bisa tertawa… Ha ha ha. Capekkkk dehhhhh. Maaf ya kalo muka saya kaya gini. Emang dikasinya begini, alhamdulillah.

Nunggu jadi Presiden mah keburu jenggotan!!!!(padahal gw udah jenggotan) mulai dari sekarang, lo, gw, mereka, kita semua bisa jadi solusi sekarang juga!!!! how???

KITA MELAKSANAKAN HAK DAN KEWAJIBAN KITA MASING-MASING SESUAI DENGAN POSISI KITA.
(Ini bukan menggurui, Cuma berpendapat).

Guru? ya mengajar dengan baik, ajari murid integritas, moral, ahlak yang baik….
Tukang Sayur? Jual sayur dengan wajah ramah, pastikan sayur tersedia buat pelanggan
Engineer? Gali ilmu sedalam mungkin, ga harus di Indonesia, diluar juga boleh. Buat penemuan! harumkan nama bangsamu! ASAL jangan kau khianati dengan pindah kewarganegaraan (kecuali emang harus pindah. Contoh: Anggun si penyanyi yang seksi itu)

Mahasiswa?
Seperti dipostingan sebelumnya, (yang Intermezzo lagi) harapan dari seorang masyarakat:
Mahasiswa harus belajar yang bener, berprestasi, dan jangan lupa sama rakyat. jangan demo anarkis, jangan tawuran.
dan menurut gw, kita dari sekarang bisa menjadi solusi dengan menentukan jalan mana yang akan kita tempuh nanti untuk berkontribusi kepada rakyat (cara terserah lo lah, gw ga bisa ngediktein lo harus begini, lo harus begitu, gw bukan siapa-siapa.) dan kita mempersiapkan diri kita dengan baik untuk menempuh jalan tersebut. jaga integritas, jaga moral, jaga akhlak. Jangan sampai kita jadi orang ga bermoral dan orang ga berintegritas nanti. Amit-amit dah. Pertahankan Idealisme (cara mempertahankan Idealisme mungkin ada di postingan berikutnya) karena kitalah Guardian of Value… kalo mahasiswa aja udah ga ideal, apa kata dunia?? (ini bukan berarti gw yang paling baik, gw masih berusaha buat menjadi mahasiswa yang baik, sulit memang, mari berjuang bersama). dan sebagainya (udah cape ngetik)

Oh, bahkan kalo lo mau jadi solusi yang konkrit. Ikut kegiatan Pengabdian Masyarakat di himpunan masing-masing. Entah itu Adik Asuh, Donor Darah, PALAPA, Community Education, dan lain-lain (promosi proker sendiri :p). Karena emang dengan melakukan aksi, itu lebih baik daripada cuma ngomong, bahkan lebih baik lagi daripada cuma pengecut yang tidak melakukan apa-apa. Dengan melakukan lo lebih merasakan maknanya, lo bisa lebih peka, lo bisa belajar integritas, lo bisa menemukan jawaban dari pertanyaan yang selama ini belum pernah terjawab di hati lo.

satu tindakan mengalahkan seribu ucapan
satu teriakan mengalahkan seluruh keheningan

Inget Tri Dharma Perguruan Tinggi selalu

Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Masyarakat!!!

2 responses

  1. huahahaha itu kan gw yang ngereply

    July 9, 2010 at 3:56 pm

  2. Dimas Agil T

    Iya dit, emang elu, hahahaha

    July 10, 2010 at 2:06 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s