Untuk Sementara, Saya Tidak Memiliki Massa, Jabatan, Uang, Kekuatan Untuk Melakukan Perubahan. Yang Saya Bisa Lakukan Sekarang Hanyalah Menyebarkan Ide dan Pemikiran

Kenapa Mahasiswa Kurang Dekat dengan Masyarakat

Supaya lebih mudah.. saya akan menulis seberapa sering saya berinteraksi langsung dengan masyarakat
Okay, here we go!!!

Tahun pertama

Tentu saja saya berkenalan dengan ibu kos saya. namun saya tidak terlalu banyak berbicara tentang kehidupan saya. Mungkin karena perbedaan gender, jadi kurang nyaman untuk ngobrol. Pernah suatu hari saya mewawancarai beliau dalam rangka mengerjakan tugas INKM. Selebihnya ya saya sibuk menjalani hidup saya sendiri (kuliah – pulang – main – dst).

Saya kalo makan di simpang dago. dan hampir semua makanan yang ada disana sudah saya coba. Saya tidak pernah sekalipun ngobrol lama sama penjualnya, paling hanya basa-basi sedikit. Mungkin karena saya pendiam, dan memang tidak tahu mau ngobrol apa, dan mungkin saya tidak peduli, kehidupan mereka sehari-hari seperti apa.

Saya pernah mewawancari seorang ibu dari kalangan menengah ke bawah di daerah Cisitu dalam rangka Tugas Ospek Fakultas. Output yang diinginkan adalah, kita mengetahui, bagaimana kehidupan ibu tersebut, sumber penghasilannya, kegiatan sehari-harinya, dan lain-lain. Namun entah mengapa… hal tersebut hanya menjadi angin lalu belaka… mungkin karena saya melakukan hal tersebut hanya sekedar memenuhi tugas yang diberikan saja. Mungkin saya sebenarnya tidak peduli dengan kehidupan ibu tersebut. Mungkin hanya saya saja yang berpikiran seperti ini. Saya tidak tahu.

Selebihnya kegiatan saya kuliah, jalan-jalan, dan bermain bersama teman. Oh, sama ikut unit, tapi saya kecewa sama unit tersebut… lupakan sajalah..

Tahun kedua

kegiatan akademis di kampus ternyata sangat padat. Kegiatan organisasi juga menyita waktu. Waktu untuk bermain dan bersenang-senang berkurang. Pelajaran yang diterima tergolong baru, dan saya yang terbuai saat TPB mengalami kesulitan untuk mengikuti pelajaran. Dan sedikit demi sedikit saya menjadi lebih giat, tidak santai lagi seperti TPB.

interaksi dengan masyarakat pada tahun ini saya lupa. Mungkin tidak ada. Meskipun ada Osjur. Tapi kebanyakan osjur tersebut di dalam kampus. Pemberian materi dalam ruangan, teori, teori dan teori. Sebenarnya sempat ada kesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat. Dimana saya dan teman-teman diberikan tugas untuk membuat baksos. Namun entah mengapa (saya tidak mau berpendapat) baksos tersebut TIDAK PERNAH DILAKUKAN. Mungkin itu alasannya, kenapa saya dan teman-teman mungkin kurang bersatu, kurang kompak, dan mungkin kurang peka terhadap masyarakat. Karena memang kita tidak pernah melakukan kegiatan yang dekat dengan masyarakat bersama-sama.

Oh. saya pernah menjadi panitia INKM. Namun selama jadi panitia.. saya terlalu fokus kepada adik-adik di kelompok saya. Menemani mereka mengerjakan tugas, menemani mereka berinteraksi dengan masyarakat. mengajarkan teori, teori, dan teori. Interaksi dengan masyarakat yang saya lakukan pun sedikit. Karena saya pengkader, bukan yang dikader. Mereka mengerjakan tugas, saya memastikan mereka mengerjakannya.

Tahun Ketiga

Akademik semakin padat, waktu senggang semakin berkurang. Ditambah kegiatan organisasi. Hampir tidak bisa bernafas.
Well, seperti yang sudah dipostingan sebelumnya, karakter saya berubah di tahun ketiga ini. Saya mulai berinisiatif untuk berinteraksi dengan masyarakat.

Pernah saya ngobrol sama penjaga warung SMA 3 bandung waktu main-main kesana. Cerita macam-macam, dan dapat banyak hal. Mungkin yang perlu diketahui adalah betapa demo yang dilakukan mahasiswa itu justru menyusahkan rakyat menengah ke bawah. Nice chat.

Saya ikut kegiatan PALAPA II ke desa mekarwangi garut, dan ya liat-liat kondisi disana. karena saya cuma ikut-ikut jadi tidak berani melakukan apa-apa. Saya ikut diskusi dengan warga (tentu saja ga ngomong) tapi jadi lebih tahu bagaimana warga disana berinteraksi dengan sesamanya.

Pembukaan adik asuh (proker Pengabdian Masyarakat himpunan saya). Ngobrol sama guru disana, sama orang tua adik asuh. ngajarin adik asuh. banyak hal yang didapat. Senang, sedih, semua ada.

Kerja Praktek membuat saya berinteraksi dengan para pekerja. Disini saya bertemu pembimbing yang hebat. Banyak hal yang saya dapat dari dia. Kehidupannya, pelajaran tentang hidup, agama, dan lain-lain. Saya juga bertemu dengan pegawai vendor yang menyampaikan harapannya kepada mahasiswa. BANYAK, BANYAK BANGET HAL-HAL YANG SAYA DAPAT.

dan banyak lainnya (malas menulis dan mengingat-ingat)

Kesimpulan:

– Kesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat sangat sedikit!! jika kita HANYA mengikuti kegiatan akademis saja
– Kalau tidak ada kaderisasi, maka pasti saya tidak akan pernah berinteraksi dengan masyarakat (kaderisasi itu penting). Saya hanya mengikuti kegiatan akademis.. Pulang – pergi kampus hanya untuk kuliah.
– Sedikit interaksi, maka semakin kecil kemungkinan bagi saya untuk menyadari tanggung jawab yang sebenarnya. Mungkin saya akan menjadi robot pekerja yang egois. yang hanya tau bekerja untuk mendapatkan gaji banyak untuk kehidupan saya sendiri
– banyak interaksi meningkatkan kepekaan sosial kita
– Seharusnya pihak kampus dapat mewadahi hal ini. Mungkin dengan Kuliah Kerja Nyata. Kerja Praktek hanya mengenalkan dunia kerja. Tidak mendekatkan kita kepada masyarakat.
– Himpunan seharusnya menutup lubang ini, dengan kegiatan pengabdian masyarakat. Tapi karena rasa kepekaan yang kurang. Banyak yang tidak peduli dan enggan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Himpunan perlu usaha lebih untuk menyadarkan orang-orang tersebut
– Saat semua sudah terlambat, terciptalah sarjana yang tidak utuh. Mungkin keprofesian mereka hebat. Tapi mungkin karakter mereka lemah, dan lupa tanggung jawabnya.

Hmmm apalagi ya.. mungkin segitu dulu kali ya..
saya selalu terbuka untuk berdiskusi
Saya tidak menganggap diri saya yang paling benar, that’s why we need discussion.
Terima Kasih

One response

  1. salam kenal…

    blognya keren , artikelnya juga keren..

    di tunggu kunjungan baliknya…

    terima kasih..

    July 13, 2010 at 6:12 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s