Untuk Sementara, Saya Tidak Memiliki Massa, Jabatan, Uang, Kekuatan Untuk Melakukan Perubahan. Yang Saya Bisa Lakukan Sekarang Hanyalah Menyebarkan Ide dan Pemikiran

Setahun Penuh Perjuangan

Ntah sudah berapa lama (hampir setahun) sejak Fitrian Pambudi menawarkan saya menjadi bagian dari sejarah HME ITB, dan dengan sedikit dorongan akhirnya saya menerima amanah menjadi Menteri Koordinator Pengabdian Masyarakat HME ITB.

Kenapa sih, kok saya mau menerima amanah ini?

Well, bisa dibilang, ini semua karena cita-cita dan mimpi saya.

Mimpi seorang warga negara Indonesia, yang heran kenapa dengan banyaknya lulusan sarjana yang cakap, yang pintar, punya hardskill yang bagus, negara ini masih berada pada kondisi yang memprihatinkan?.

Yang heran kenapa dari sekian banyaknya sarjana yang mengucapkan “janji sarjana” saat kelulusannya, ketika lulus mereka seolah-olah amnesia dengan janji yang mereka ucapkan.

Yang heran karena lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif pemerintahan, ga sadar kalo muka mereka udah tercoreng di mata para rakyatnya.

Yang heran, karena banyak hal yang lainnya

Ya! Mimpi saya untuk merubah itu semua! Saya ingin merubah Indonesia menjadi lebih baik!

Lah? Terus apa hubungannya dengan menjadi Menko Pengabdian Masyarakat?

Tepat seperti yang dikatakan oleh Kak Iwa Kartiwa kemarin saat LPJ. Output dari HME yang sebenarnya adalah orang-orangnya.

Dengan menjadi Menko Pengabdian Masyarakat, saya pengen mengajak kita semua supaya terjun langsung ke masyarakat.

Saya pengen menampar tepat di muka kita semua!

Supaya kita tau!

Di luar sana masalah masih banyak!

Tantangan kita besar!

Tanggung jawab kita ternyata berat!. Tanggung jawab orang-orang terbaik dari seluruh Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Institut terbaik yang disubsidi dari uang rakyat.

Dengan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat, saya ingin menyadarkan temen2.

Ya! Ternyata kita bisa menjadi solusi!

Ternyata memang kitalah solusinya!

Mungkin dengan kapasitas kita sebagai mahasiswa, yang bisa kita lakukan hanyalah sedikit sekali. Tapi, kelak, ketika kita sudah menjadi Stakeholder, kita bisa melakukan hal yang lebih besar! Dan kita bisa merubah ini semua!

Dan hal itulah yang membuat saya, Zaki, Antrisha, Fadjrin, Mita, Amel, Putri, Gede, Agus, Aban, Kharisma, Aldi, Haekal, Fahmi, Widhi, Jonathan, Randy, Bas, Diki Aidel, Jimdoz, Edry, Hakim, Bagus, Helmi, Ade, Wisnu, Bistok!, Wervyan, Niam, Anggrit, Sugeng, Ilmi, Ramdhani, Rizza, Icha, Nana, Fitroh, dan lain sebagainya (capek nyebutin satu-satu. Ga disebut jangan marah ya :D) terus bersemangat, mencurahkan hati kami ,dan berjuang mati-matian selama setahun ini, melakukan dan mengajak kita semua buat melakukan pengabdian masyarakat yang selama ini mungkin kita pura-pura lupakan.

Semua perjuangan yang kita lakukan adalah untuk kita semua!, HME tercinta, khususnya para anggotanya, yang masih muda, berpotensi, dan bersemangat!

Kini kita sudah berhasil menciptakan wadah pengabdian masyarakat!.

Seperti yang Syakur bilang, sekarang sudah disodorkan ke depan hidung kita semua, wadah untuk berubah dan berkembang!.

Sekarang tinggal pilihan kita, mau menggunakan wadah itu atau tidak?

Dan pastinya saya ga bisa memaksa kita semua, semua balik ke pilihan masing-masing

Terima kasih buat Pambudi, sosok pemimpin paling sabar yang pernah saya temui atas kesempatan menjadi Menteri Koordinator Pengabdian Masyarakat HME ITB pertama.

Terima kasih Amy MPA pengmas atas kerjasamanya selama setahun

Terima kasih buat Antrisha dan Zaki, yang ga pernah lelah berjuang terus bersama saya selama setahun terakhir.

Terima kasih Amel, yang ga pernah bosan menjadi notulensi rapat pengmas yang jumlahnya banyak sekali hahaha.

Terima kasih Timor, yang ga pernah bosan dimintain duit sama anak-anak pengmas

Terima kasih staf pengmas 08 yang selalu bersemangat, dan kreatif. Khususnya Pedca yang bener-bener super sekali

Terima kasih magangers dan 09 yang sangat antusias mengikuti kegiatan pengmas, dan memiliki semangat super, kalian punya potensi yang besar!

Terima kasih massa HME atas dukungannya

Terima kasih HME

Terima kasih semuanya.

Mungkin masih banyak kekurangan yang kami miliki, dan saya mewakili Pengmas HME ITB 09/10 minta maaf atas segalanya.

Selamat buat Taufik Widyanugraha, Kahim HME 2010/2011. Semangat! Tanggung Jawab Mo Besar! Semoga setahun penuh dengan perjuangan BP 2009/2010 ga sia-sia. Semoga Mo dapat membawa HME menjadi himpunan yang lebih baik dan menjadi himpunan yang terbaik! Yang berhasil melahirkan para orang-orang besar di masa depan kelak! Amin!

Mungkin banyak orang bilang mimpi saya kejauhan, dan disini saya berani bilang, jangan2 mereka yang berpikir kependekkan?

“Jangan pernah letih mencintai Indonesia”

Salam Pengabdian Masyarakat!, “Hear, Act, Spread!”

Crazy_Boy
Menko Pengabdian Masyarakat Pertama HME ITB

PS:
– PALAPA III sudah dekat! siap menjadi bagian dari sejarah?

One response

  1. baca ini kaya denger ka agil ngomong.
    semangat meluap-luap🙂
    semoga api semangat n pemikiran besar itu ga meredup di tengah jalan, semoga bisa saling menyebarkan dan membuat itu semakin membara ke orang-orang sekitar.amin.

    semangat!

    December 12, 2010 at 11:41 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s